Pesatnya pertumbuhan ritel nasional di Kota Samarinda mulai menimbulkan kekhawatiran berbagai pihak, terutama terhadap kelangsungan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal. Anggota Komisi I DPRD Kota Samarinda, Aris Mulyanata, menegaskan perlunya pengaturan yang jelas agar geliat usaha lokal tidak tergilas oleh ekspansi ritel modern yang makin menjamur di berbagai sudut kota.
SelengkapnyaKetua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Muhammad Novan Syahroni Pasie, menyampaikan kekhawatirannya terhadap dampak lanjutan dari keterlambatan pembayaran gaji tenaga kesehatan non-ASN di RSUD IA Moeis. Menurutnya, jika dibiarkan, kondisi ini dapat berpengaruh besar terhadap mutu pelayanan publik, khususnya dalam sektor kesehatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
SelengkapnyaIsu kesejahteraan tenaga kesehatan kembali mencuat ke permukaan, khususnya bagi para tenaga non-ASN yang bertugas di RSUD Abdul Moeis, Kota Samarinda.
SelengkapnyaKeterlambatan realisasi anggaran Dinas PUPR Kota Samarinda kembali menjadi sorotan Komisi III DPRD Samarinda. Meski proses lelang proyek sudah hampir rampung, serapan anggaran yang baru mencapai 20 persen dinilai berpotensi memengaruhi kualitas pekerjaan fisik yang harus dikejar di akhir tahun.
SelengkapnyaKomisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda melakukan kunjungan kerja ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) I.A Moeis pada Senin (7/7/2025). Kunjungan ini merupakan bagian dari agenda pengawasan dan evaluasi terhadap kinerja pelayanan serta pengelolaan fasilitas kesehatan milik pemerintah daerah.
SelengkapnyaProgram sekolah gratis yang dicanangkan Pemerintah Kota Samarinda kembali menjadi sorotan serius. Meskipun pemerintah telah menjamin distribusi buku pelajaran dan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) secara gratis untuk siswa SD dan SMP negeri, dugaan pungutan liar (pungli) masih ditemukan di sejumlah sekolah.
SelengkapnyaPersoalan sampah kembali menjadi sorotan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda. Anggota Komisi III Maswedi menegaskan perlunya penambahan Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di sejumlah titik, menyusul maraknya kebiasaan warga membuang sampah sembarangan terutama ke aliran sungai.
SelengkapnyaPenurunan tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kota Samarinda dari 6,2 persen menjadi 5,9 persen menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) dalam satu tahun terakhir menjadi sinyal positif bagi dunia ketenagakerjaan.
Selengkapnya